Hasil Seleksi CPNS Formasi 2018 Kabupaten Intan Jaya

Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni telah mengumumkan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2018 untuk kabupaten Intan Jaya pada 18 Agustus 2020.

Pengumuman tersebut diumumkan berdasarkan Keputusan Bupati Intan Jaya Nomor NOMOR : 800/080/BUP tentang Penetapan Hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi tahun 2018 di lingkungan pemeirntah kabupaten Intan Jaya tahun anggaran 2019.

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor : K26-30/B8037/VII/20.03 Tanggal 07 Juli 2020 Perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB CPNS Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Tahun 2018 dengan Computer Assisted Test (CAT), menetapkan Rekapitulasi Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB seluruh Peserta CPNS Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Tahun 2018.

Hasilnya dapat anda lihat dengan download di sini:

KONDISI DAN SITUASI UPACARA 17 AGUSTUS YANG KE – 75 TAHUN DI KABUPATEN INTANJAYA BERJALAN DENGAN HIKMAT

Post Keterangan : Photo Bupati Intan Jaya dan Wakil Bupati Intan jaya bersama para Muspida
Post Keterangan : Photo Bupati Intan Jaya dan Wakil Bupati Intan jaya bersama para Muspida

Intanjayakab- Memperingati Hari Kemerdakaan Republik Indonesia yang Ke-75 Tahun di laksanakan di Kabupaten Intan Jaya berjalan dengan penuh hikmat dan aman. Dengan mengawali Upacara 17 Agustus yang ke – 75, tahun 2020 di Kabupaten Intan Jaya dipimpin langsung oleh Bupati Intan Jaya dan didampingi oleh Wakil Bupati Intan Jaya juga Sekda Intan Jaya dan para Muspida juga tamu undangan pada hari Senin 17 Agustus Tahun 2020, berjalan dengan aman dan tanpa gangguan apapun.

Terlihat bahwa dengan jumlah para Aparatur Negeri Sipil yang ikut serta merayakan Upacara Hari Kemerdaan Republik Indonesia yang Ke-75 Tahun ini sangatlah kurang dari presentasi jumlah keseluruhan ASN yang berada atau bertugas di Kabupaten Intan Jaya. Namun dengan kurangnya peserta upacara tersebut, tidak sama sekali mengurangi semangat juang kemerdekaan untuk melaksanakan upacara 17 Agustus yang Ke – 75 Tahun di Kabupaten Intan Jaya.

Terlihat juga bahwa pelaksanaan Upacara Kemerdakaan Republik Indonesia yang Ke – 75 Tahun di Kabupaten Intan Jaya tidak dilaksanakan serpeti biasanya di lapangan terbuka, melainkan upacara tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Intan Jaya. Upacara Kemerdakaan Republik Indonesia yang Ke – 75 Tahun di Kabupaten Intan Jaya menerapkan petunjuk pelaksanaan upacara dari Pemerintah Pusat yaitu dengan menerapkan standar Social Distancing atau dengan kata lain jaga jarak.

Ditengah berjalannya upacara Kemerdakaan Republik Indonesia 17 Agustus yang Ke – 75 Tahun di Kabupaten Intan Jaya pada sesi Pembina Upacara dimana yaitu Bupati Intan Jaya sendiri memberikan amanah secara langsung kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan selalu berhati-hati dalam beraktifitas terkait kondisi dan situasi yang telah kita hadapi bersama. Terutama kondisi yang saat ini telah melanda seluruh dunia yaitu wabah virus Covid-19 (corona virus), tetap jaga kesehatan dan kondisi fisik masing-masing. Namun disamping itu juga beliau menyampaikan. Bupati Intan Jaya juga menghimbau kepada semua aparat keamanan agar tetap disiplin dalam mejaga keamanan dan ketertiban terkait situasi yang akhir-akhir ini melanda Kabupaten Intan Jaya seperti yang kita ketahui bersama.

Sikapi Gangguan Keamanan, Bupati Intan Jaya Keluarkan Surat Edaran

SUGAPA – Dalam rangka pengendalian ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Intan Jaya menjelang peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, mengeluarkan Surat Edaran (SE). Dalam SE ini, Bupati Natalis menyampaikan himbauannya seiring terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Intan Jaya umumnya di Kota Sugapa khususnya. Beberapa kejadian di Kabupaten Intan jaya telah mengakibatkan jatuhnya korban menjelang peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020

Dalam SE, poin pertama disebutkan, seluruh masyarakat Kabupaten Intan Jaya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan diri dengan tidak melakukan kegiatan/aktivitas di luar rumah mulai tanggal 16 sampai dengan 18 Agustus 2020 mulai pukul 19.00 sampai dengan 06.00 WIT termasuk masyarakat dilarang beraktivitas di kebun.

Kedua, kepada seluruh masyarakat yang hendak berkunjung atau masuk ke Kota Sugapa dilarang untuk membawa senjata tajam (busur, parang) dan sebagainya. Apabila kedapatan akan disita oleh pihak keamanan.

Ketiga, seluruh angkutan ojek baik yang dilakukan oleh OAP maupun non OAP dilarang beroperasi selama masa peringatan HUT RI ke-75 sampai ada pemberitahuan resmi dari pihak keamanan.

Keempat, apabila masyarakat menemukan, melihat hal-hal yang tidak biasa disekitarnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan agar segera melapor kepada keamanan terdekat.

Kelima, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)/TPN-OPM yang saat ini berada di wilayah Kabupaten Intan Jaya diminta untuk menahan diri dan tidak melakukan gangguan keamanan pada peringatan HUT RI ke-75 tahun 2020 yang dapat merugikan masyarakat, dan merusak kredibiltias pemerintah daerah.

Keenam, diminta kepada seluruh unsur keamanan yang bertugas di wilayah Kabupaten Intan Jaya untuk meningkatkan kewaspadaan, serta meningkatkan pengamanan wilayah sesuai dengan protap yang berlaku.

Seperti diinformasikan sebelumnya, pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 13.30 WIT, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dipimpin Bupati Natalis Tabuni, SS, M.Si dan Wakil Bupati Yann R. Kobogoyauw, S.Th, M.Div, mengadakan gladi bersih peringatan HUT RI ke-75. Sekitar pukul 14.45 WIT, mendapat informasi telah terjadi penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) kepada warga Intan Jaya asal Sulawesi, LYU.

Setelah mendapatkan laporan kejadian, Bupati Natalis langsung memerintahkan Kepala DPMK Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau dan Kapolsek Sugapa, Perwira Penghubung untuk menemui korban. Saat ditemui, korban membenarkan jika telah ditempak oleh OTK. Korban telah menjalani tindakan medis di Puskesmas Sugapa. Korban dalam keadaan sadar dan masih bisa berkomunikasi. Korban terkena tembakan dibagian kanan bahu atas tembus di dada.

Menurut penuturan korban, OTK tersebut awalnya datang ke kios milik korban untuk meminjam ballpoint untuk rumus Togel. Samun saat korban berbalik akan mengambil ballpoint, OTK tersebut melakukan penembakan dari arah belakang korban menggunakan senjata api laras pendek. Saat ini sedang dilakukan pengamanan oleh TNI/POLRI yang ada di Kota Sugapa. (ros/ist)

Sumber: http://www.papuaposnabire.com/News/Read/8322-sikapi-gangguan-keamanan-bupati-intan-jaya-keluarkan-surat-edaran