Bupati Intan Jaya : Asosiasi Bupati se-Meepago Akan Bertemu Lagi

SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ss, M.Si membenarkan jika dalam waktu dekat akan digelar pertemuan untuk ketiga kalinya para pimpinan daerah yang tergabung dalam Asosiasi Para Bupati se Wilayah Adat Meepago.

Pertemuan yang akan digelar terkait Covid-19 dan juga penerapan New Normal di wilayah ini, yang tentunya dengan mempertimbangkan kondisi daerah masing–masing.

“Ini pertemuan yang ketiga dan nanti akan dilakukan pada hari Rabu bersama para bupati Meepago, minus Bupati Mimika. Karena tidak bermaksud tidak kita undang. Akan tetapi beliau mungkin karena kesibukan makanya beliau tidak respon. Akhirnya kami beberapa bupati Meepago sudah melakukan pertemuan dan pada hari Rabu adalah pertemuan yang ketiga kalinya,” terangnya, Senin (8/6/2020) di Jayapura.

Nantinya dalam pertemuan tersebut menurutnya tidak akan terlepas jauh dari Keputusan Gubernur bersama Forkompimda dan para bupati pada tanggal 3 Juni lalu.

“Akan tetapi pertemuan ini lebih fleksibel. Kita akan lebih berdasarkan pada kondisi daerah. Terutama transportasi jalan darat yang juga akan di evaluasi. Seperti penjagaannya seperti apa, karena jalan darat ini akan konek dengan semua kabupaten yang ada di pedalaman,” jelasnya.

Kemudian juga akan dibahas soal penerbangan.

Sehingga langkah–langkah untuk kepentingan bersama yang sudah diambil dalam pertemuan sebelumnya akan di evaluasi bersama.

“Karena dari Nabire – Dogiyai – Deiyai – Paniai – Intan Jaya sudah tembus jalan darat, sehingga selama ini dengan pergerakan orang dan barang yang selama ini berjalan seperti apa itu akan di evaluasi bersama,” terangnya.

Nantinya setelah di evaluasi akan diputuskan dengan mempelajari keputusan bersama di provinsi. Selanjutnya akan ditentukan langkah – langkah untuk ada kolektifnya.

Tetapi tarik ke belakang penerapannya di kabupaten masing–masing.

“Nanti pos penjagaan Dogiyai seperti apa. Karena Intan Jaya paling ujung. Kemudian antara Intan Jaya – Paniai seperti apa. Nabire dengan wilayah Pegunungan seperti apa. Karena memang untuk wilayah Papua Tengah bagian Barat ini untuk transportasi darat hanya satu jalur jalan saja,”akunya.

Selain itu juga dari sisi transportasi penerbangan.

Karena setiap kabupaten juga memiliki lapangan terbang masing – masing kabupaten.

“Termasuk kami juga memberikan dukungan kepada Kab. Nabire terkait dengan akses transportasi laut dan udara dari luar wilayah Meepago macam dari Nabire ke luar daerah. Baik itu jalur Laut maupun udara dan ini akan di evaluasi bersama,” bebernya.

Nantinya dari hasil evaluasi tersebut akan disinergiskan bersama.

Termasuk penanganan Covid yang sedang berkembang di Nabire.

Termasuk juga rumah sakitnya.

Karena dari awal sudah menjadi kesepakatan bahwa para bupati Pegunungan Meepago sudah bersedia membantu memberikan dukungan kepada Pemkab Nabire dengan bantuan dana sebesar Rp. 1 milliar untuk RSU Nabire.

“Hal ini juga akan di evaluasi lagi siapa yang sudah menyetorkan dan siapa yang belum. Dana tersebut digunakan untuk apa dan sekarang rumah sakit isolasi di Nabire apakah cukup memadai atau tidak,”timpalnya. Nantinya para bupati akan memberikan masukkan dan saran yang tinggal disinergiskan saja.

“Dalam rangka itulah Pemkab Nabire meminta dukungan dari kita masing – masing, sehingga kita sudah lakukan kesepakatan untuk memberikan sedikit bantuan dalam hal dukungan dana kepada RSU Nabire melalui Bupati Isias Douw.

Ini kan sudah cukup dan kita sedang bekerjasama. Sehingga kalau nantinya ada kasus di wilayah Pegunungan Meepago ada yang menderita dan sebagainya maka ruang inap rawat rujukannya di Nabire.

TIdak mungkin wilayah ini ke TImika karena tidak ada hubungan. Timika hanya Kab. Puncak saja dan kita lainnya tidak,”bebernya. (ist)

Sumber: http://www.papuaposnabire.com/News/Read/7699-bupati-intan-jaya-asosiasi-bupati-se-meepago-akan-bertemu-lagi

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on twitter
Twitter
Share on print
Print
Share on email
Email